Cerita

Dunia JRR Tolkien


Introduction
Middle-Earth adalah tempat/dunia fiksi dimana sebagian besar cerita dari penulis JRR Tolkien berlangsung. Cerita-cerita ini termasuk The Hobbit dan The Lord of The Rings.

Cerita Tolkien tentang Middle-Earth merupakan epik perjuangan mengontrol Arda (dunia) dan benua Middle-Earth, antara kaum Valar, para Elves dan sekutu mereka Manusia (Men); Melkor atau Morgoth (Valar yang jatuh ke dalam kegelapan) dan antek-anteknya, sebagian besar Orc, Naga dan para budak. Dan setelah kekalahan Morgoth dan pengusirannya dari Arda, perannya dilanjutkan oleh Sauron pembantunya.

Spoiler untuk Big Map of Middle-Earth:

Race of Middle-Earth

Spoiler untuk Ainur:
AinurPara Ainur (The Ainur) adalah makhluk seperti malaikat yang diciptakan oleh Ilúvatar , terkenal dengan nyanyian-nyanyiannya yang kemudian disebut Ainulindalë. Ilúvatar kemudian membuat Eä sebagai media dari para ainur ini.
Para ainur terbesar disebut kaum Valar. (Melkor yang kemudian disebut Morgoth awalnya adalah salah satu dari kaum Valar ini)
Tingkatan yang lebih rendah lagi disebut kaum Maiar. (Meilan istri dari Raja Thingolfirst Elven King– adalah seorang Maiar, Balrogs yang bertempur dgn Gandalf dan Sauron -second Dark Lord- juga adalah termasuk dalam kaum Maiar.
Pada periode ketiga (third Age) beberapa Maiar diberi wujud dan dikirim ke middle-earth untuk membantu menggulingkan Sauron, kaum ini disebut Istari (Wise Ones) atau oleh manusia (Men) disebut Wizards yang diantaranya adalah: Gandalf, Saruman, Radagast, Alatar dan Pallando.


Battle of Gandalf and Ballrog

Spoiler untuk Elves:
Elves
The Eleves dikenal sebagai makhluk cerdas pertama yg diciptakan langsung oleh Ilúvatar (the first born of Ilúvatar). Ada beberapa klan yang berbeda dari kaum elves ini, namun perbedaan utama adalah antara kaum Calaquendi (Light Elves) dan Moriquendi (Dark Elves). Karya Tolkien, The Silmarillion menceritakan bagaimana kaum Valar datang ke Middle-Earth tak lama setelah para Elves awal bangun di pantai Cuiviénen, dan mengundang mereka untuk datang dan tinggal bersama di tempat tinggal mereka di Valinor (the land of Aman)
Elves yang menerima dan memulai perjalanan besar menuju Aman dari tempat kelahiran mereka Cuiviénen disebut Eldar. Mereka yang menyelesaikan perjalanannya, biasanya disebut Light Elves karena melihat cahaya magis dari Two Trees di Valinor (Dua Pohon), sumber cahaya di Aman. Mereka yang menolak tawaran itu disebut Avari, sedangkan kaum Eldar yang kelelahan dari perjalanan panjang dan tetap berada di Middle-Earth biasa disebut Dark Elves, ini bukan merupakan istilah ‘jahat’ tapi semata-mata karena mereka tidak pernah melihat cahaya dari the Two Trees of Valinor.
Two Trees of Valinor

Dark Elves umumnya tidak sekuat Light Elves, dan pada tahun-tahun selanjutnya beberapa Light Elves (terutama dari klan Noldor) kembali ke Middle-Earth dalam suatu tugas untuk mencari ‘Silmarils’ permata berharga yang dicuri oleh Morgoth.
Secara fisik kaum Elves menyerupai dan hampir identik dengan manusia (Men), ini sebenarnya karena mereka berasal dari spesies yang sama, mereka dapat menikah dan punya anak yang kemudian disebut Half-Elven yang sangat terkenal. Tubuh mereka sangat ringan, lebih tinggi dari manusia, memiliki penglihatan yang sangat tajam dan sangat terkoordinasi. Elves adalah mahkluk abadi walaupun mereka bisa dibunuh.


Elves Army fro The Lord of The Ring Movie

Spoiler untuk Men:
Men (‘Manusia’)
Mereka adalah yang kedua diciptakan oleh Ilúvatar sesudah Elves, bangun lebih lambat dari kaum Elves (dan mungkin juga lebih lambat dari kaum Dwarf) di Middle-Earth. Penampilan fisik tidak berbeda jauh dengan Elves, tapi tidak abadi dan rata-rata kurang anggun dibanding saudaranya (elves).
Dalam buku Tolkien, paling tidak ada tiga bangsa (three tribes of men) yang disebutkan:

Edain: mereka adalah yang bersekutu dengan Elves dari Beleriand pada masa pertama (First Age), pulau Númenor diberikan atas jasa-jasa mereka dan dijadikan sebagai tempat tinggal selanjutnya. Ketika Númenor dihancurkan para Númenóreans membangun tempat baru di bagian utara Endor.
Dúnedain: mereka yang tetap setia pada kaum Valar, mendirikan kerajaan Arnor dan Gondor.
Black Númenóreans: mereka yang selamat ketika Númenor dihancurkan, tetapi tinggal di jauh di daerah selatan yang kemudian menjadi jahat.

Istilah ‘Men’ digunakan sebagai deskripsi ras gender-netral, untuk membedakan manusia dari ras manusia lainnya di Middle-Earth.

The Dúnedains

Spoiler untuk Dwarves:
Dwarves
The Dwarves diceritakan, diciptakan oleh Vala Aulë yang kemudian akan dihancurkan setelah di konfrontasi oleh Ilúvatar. Ketika Ilúvatar melihat ke tujuh Dwarfs ini, ia memaafkan Vala atas pelanggarannya dan mengadopsi kaum Dwarves sebagai miliknya dengan syarat mereka tidak boleh bangun lebih dahulu dari elves. Karenanya Aulë menempatkan mereka di gunung yang tersembunyi.
Vala Aulë and the first Seven DwarvesKetujuh Dwarf ini kemudian dikenal sebagai Seven Fathers of the Dwarves yang kemudian membangun 7 kerajaan dwarf ketika mereka bangun. Durin yang kemudian menjadi ‘ayah’ dari kaum Longbeards yang legendaris adalah dwarf yang pertama kali bangun. Ia mendirikan kerajaan dwarf yang terbesar Khazad- dûm yang lebih dikenal dengan Moria di pegunungan berkabut (Moria of Misty Mountain).
Para tetua dwarf lainnya menyebar keseluruh utara Endor dan mendirikan kerajaannya masing-masing. Tolkien hanya menyebutkan dua dari kerajaan yang dibangun ini: Nogrod dan Belegost di Luin Ered. Ini adalah rumah dari kaum Firebeards dan kaum Broadbeams yang menjadi sekutu Elves of Belariand ketika melawan Morgoth pada first age.
Dwarves adalah mahkluk fana seperti manusia (Men), tapi hidup lebih lama, biasanya ratusan tahun. Fisik dwarf biasanya pendek namun kekar. Laki-laki dan perempuannya sama-sama berjenggot dan sukar dibedakan oleh bangsa lain diluar mereka.
Spoiler untuk Hobbits:
Hobbits
Hobbits diidentifikasi oleh Tolkien sebagai percabangan dari ras manusia (Men). Nama lainnya adalah ‘Halfling’ karena umumnya tubuh mereka setengah dari ukuran manusia. Hobbit memiliki karakteristik yang tidak biasa karena memiliki kulit keras di telapak kaki mereka, serta bulu rambut yang mencakup sampai ke jari-jari kaki mereka, sehingga kaki mereka tetap hangat, hal yang membuat mereka tidak memerlukan alas kaki dalam kondisi apapun.
Hobbit juga cenderung tinggal di dalam lubang, biasanya dengan beberapa generasi dalam satu keluarga yang sangat besar (misalnya Brandy Hall atau the Great Smials of Tuckbourogh). Di sebagian daerah yang tidak memeiliki liang atau lubang yang cocok, hobbit akan membangun rumah. Hobbit cenderung untuk membangun workshop atau gudang dan sejenisnya.
Hobbit digolongkan menjadi tiga bagian:

Fallohides, ciri-cirinya lebih tinggi, ramping dan lebih berani dari jenis lainnya. Mereka biasanya menjadi pemimpin terampil dalam berbahasa, pandai menyanyi dan lebih bersahabat dengan elves.
Harfoots, jenis ini adalah yang paling banyak dan lebih bersahabat dengan para dwarf.
Stoor, tinggal disepanjang sungai Anduin. Tidak seperti jenis lainnya, mereka lebih nyaman berperahu dan pandai berenang. Hobbit ini adalah satu-satunya yang bisa tumbuh janggut pada wajah.

Spoiler untuk Ents:
Ents
Ents adalah para penjaga pohon, yang diciptakan oleh Ilúvatar atas permintaan Vala Yavanna. Mereka tampak seperti pohon, memahami dan menjaganya dari sentuhan tak bertanggujawab manusia (men), elves atau dwarf bahkan terhadap Istari Saruman dan para orcs-ya di Isengard pada zaman ketiga (third age). Menurut Treebeard, yang tertua dari para ents mereka dibangunkan oleh para elves ketika dunia Middle-Earth masih sangat muda. Mereka cenderung melakukan segala hal secara perlahan-lahan, kecuali marah, dan mereka dapat menghancurkan batu hanya dengan kaki dan tangan mereka.
Spoiler untuk Orcs:

Orcs
Ada beberapa versi dalam buku Tolkien tentang asal-usul orcs, salah satunya adalah bahwa leluhur orcs adalah kaum elves yang ditahan oleh Morgoth (Melkor) dalam bentengnya, yang setelah bertahun-tahun kemudian bertransformasi akibat dari penyiksaan, korupsi, mutilasi dan ilmu hitam yang digunakan Morgoth untuk mengintimidasi mereka. Hal ini menyebabkan (kemungkinan) orcs juga adalah abadi apabila memang bentuk sumber mereka adalah elves (hal ini tidak diterangkan lebih lanjut dalam buku Tolkien).
Orcs digambarkan berperawakan kecil dan sedikit rapuh dibandingan saudaranya Black-Uruks, biasanya dipanggil dengan sebutan snaga (‘slave’) dan tidak tahan terhadap sinar matahari. Terdapat banyak variasi dari orcs ini sesuai dengan spesialisasinya. Mereka memiliki pengetahuan pengobatan dan racun yang baik. pelengkapan senjata mereka walaupun tidak sebaik ras lainnya namun cukup memadai, seperti panah dan pedang beracun. Mereka juga ahli dalam penyiksaan dan membunuh.
Selanjutnya dibawah pengaruh Sauron (pembantu Morgoth) dilakukan persilangan antara manusia dan orcs sehingga terciptalah Black Uruks (Uruk-Hai) yang lebih kuat dan tahan terhadap sinar matahari, hal yang sama yang dilakukan oleh Saruman The White Wizard.
Meskipun tidak bodoh, mereka digambarkan sebagai makhluk yang membosankan dan sengsara, dengan kata-katanya yang korup dan hanya mampu menghancurkan, bukan menciptakan. Mereka yang memiliki darah asam berwarna hitam; digunakan sebagai prajurit dan kaki-tangan oleh Morgoth, Sauron dan Saruman. Para Orc ini disebut juga goblin, dan dapat bekerja secara independent.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s